Ada keeratan hubungan antara niat dan kesungguhan untuk mewujudkan apa yg diniatkan..
Pada saat memilih menjalankan apa yang diniatkan benar-benar diperlukan kesungguhan untuk menjalaninya atau apa2 yg sudah dijalankan akan tersia-siakan saja..
Kesungguhan dan fokus untuk merealisasikan yg diyakini.. Itu mungkin yg menjawab kekaguman saya akan keimanan para sahabat Rasulullaah Shalallahu 3alayhi Wasallam. Yakin dan jalani dengan sebaik2 nya
Itu pula yg mungkin menjawab pertanyaan saya akan kesungguhan Biarawan Sion untuk secara kontinu terus menerus menghujamkan paham kaballah nya demi mewujudkan dunia dibawah satu perintah, dibawah satu kekuasaan… perintah dan kekuasaan mereka..
Banyak masyarakat Indonesia yg terlalu kagum dengan pesona “U.S”.
Negara yg terlihat maju dan sejahtera walau sebenarnya mereka adalah bangsa yang terjajah.. Berapa banyak pemuda State yg dikorbankan demi paham Kaballah, demi keambisiusan Kaum Yahudi pro Zionis akan istana/kuil Sulaiman?
Apa sebenarnya istana/kuil Sulaiman? Saya pun sempat terbingung2.. tapi ya Allaah ternyata itu Istana Nabi Sulaiman yg sudah mahsyur ceritanya
Translation Of The Meanings Of The Glorious Quran. Surah:27.An-Naml.
44. She was told, “Enter the palace.” But when she saw it, she thought it was a body of water and uncovered her shins [to wade through]. He said, “Indeed, it is a palace [whose floor is] made smooth with glass.” She said, “My Lord, indeed I have wronged myself, and I submit with Solomon to Allah, Lord of the worlds.
Translation of Qur’an in Indonesian Language. Surah:27.An-Naml.
44. Dikatakan kepadanya:”Masuklah ke dalam istana”.Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya.Berkatalah Sulaiman:”Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca”.Berkatalah Balqis:”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan
semesta alam“.
Yup.. istana itu yg diyakini mereka bahwa dibawah nya terdapat harta karun yang sangaaaaaat banyak *sigh*
My random mind.. saya jadi teringat akan kegagahan Salahuddin Al-Ayyubi saat merebut kembali Yerusalem dan kepergian Knights Templar sang “anak” dari Biarawan Sion dari Yerusalem. Dan ,dari satu artikel yg saya baca dari forum, akan pedang beliau yg tanpa disadari sudah menggunakan teknologi nano?
Saya jadi semakin terkagum2 dengan para Sahabat dan mujahidin yg bisa mengendalikan, menumpas kelicikan dan kejahatan para Yahudi.
(random mind)
Yup kaum Yahudi yg anak keturunannya sekarang menguasai dunia melalui ekonomi, politik, paham2 omong kosong tentang feminis, demokrasi, fashion.. Yang dengan mudahnya menyerang masyarakat melalui TV, majalah, media2 apapun.. gak heran byk ABG yg sekarang termakan fashion, gaya hidup materialistis, gak cuma ABG hampir semua lapisan masyarakat bahkan..
Tak perlu buat mereka murtad, cukuplah buat jauh dari ajaran Islam, jauh dari Quran..
(random mind)
Quran sebagai pedoman hidup.. saya kadang menganalogikannya dengan “user guide” yg ada pada setiap barang. Kalau barang tsb tidak digunakan sesuai petunjuk user guide nya, alih2 malah rusak.. (ya toh)..
Okelah kadang gk usah baca user guide tapi barang bisa digunakan dan baik2 saja.. Tapi cara penggunaan nya pun kadang kita diajari oleh orang lain yg dah baca tu user guide duluan.. entah berapa lapis pengajaran itu.. (dari orang x ke orang x ke orang x)..
tapi dengan metode ini pun walau “bisa” tapi tidak maksimal.. banyak hal2 yg sebenarnya tidak perlu dilakukan malah dilakukan.. gak efisien gitu lho..
yah analogi saya dengan muslimuun.. byk yg jarang baca Quran, hadits, alih2 jadi agama keturunan.. byk2 hal2 bidah yg dilakukan, yg kadang buat saya terheran2.. rajin bangeeet… satu kata dari ulama yg saya ingat betul “Betapa banyak orang yg ingin mendapatkan kebaikan tapi tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya”..
(random mind)
Saya bersyukur kepada Allaah yg telah mengajari saya segala hal.. Walau saya bukan yg paling sempurna, bukan yg paling baik tapi saya bersyukur dengan keadaan saya sekarang dan mudah2an Allaah terus mengajari saya dan membantu saya untuk mengamalkan dan mendakwahkan serta bersabar atas apa yg saya dapat
(random mind)
satu hal yg saya ingin terus pegang erat2.. bahwa ilmu bukan untuk membodohi yg jahil, bukan untuk memuaskan hawa nafsu dan ambisi pribadi, bukan untuk meraih sebanyak2nya gelar yg akan digunakan untuk berbangga diri… bukan.. bukan itu…
yg saya dapatkan sampai dengan saat ini dan yg benar2 saya ingin tanamkan dalam diri saya.. bahwa ilmu yg saya dapat adalah sarana saya untuk mendekatkan diri kepada Allaah, dan pengamalan yg semakin membuat saya mengetahui kehebatan-Nya, kekuasaan-Nya, merasakan kasih sayang-Nya dan kenikmatan beriman kepada-Nya yg dan dengan bersungguh2 menularkan apa yg saya tahu dan saya rasakan kepada saudara2 saya muslimiin dan muslimaat.. sungguh indah dan SUNGGUH BANYAK pr yg saya punya.. dan dibalik sungguh2 itu (baca kalimat sebelumnya) saya pun dituntut mempunyai kesungguhan untuk merealisasikannya